Back



📍Kecamatan Karanganyar
CANDI CETHO
Sejarah Candi Cetho dibangun pada tahun 1452 - 1470 pada masa pemerintahan Prabu Brawijaya V dijaman Kerajaan Majapahit, seperti dikutip dari lama Kebudayaan Kemdikbud.
Kompleks Candi Cetho ditemukan pertama kali oleh Van Der Vlis seorang warga Negara Belanda pada tahun 1842.
Dibangun di lereng Gunung Lawu diatas ketinggihan 1496 m dpl.
Makamnya Candi Cetho dijuluki dengan Candi di atas awan.
Dinamai Candi Cetho yang artinya "Jelas". Karena bisa memandang dari seluruh penjuru dari ketinggihan.
Bangunan Candi Cetho sendiri Merupakan sebuah simbol toleransi beragama yang kuat pada masa Majapahit.
Candi Cetho pada masa lalu merupakan tempat untuk menyucikan diri atau ruwat. Hal itu tercermin dalam tulisan Jawa Kino yang berada di teras ketujuh atau yang disebut dengan Pendopo ndalem. Candi Cetho terletak di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Karanganyar, Jawa Tengah. Untuk masyarakat yang memiliki kepercayaan Jejawen Candi Cetho digunakan untuk pertapaan.
Pada tahun 1982 oleh Dinas Purbakala dimajukan ekskavasi dan rekonstruksi.
Ciri Ar#itektur Bangunan Candi Cetho : Bangunan berupa punden berundak, Keunikan dan funsinya setiap undakan teras berbeda, Puncak Candi Cetho sebagai tempat pesangrahan Prabu Brawijaya V. Candi Cetho masih digunakan untuk tempat beribadah umat Hindu sampai sekarang.
Candi Cetho sekarang merupskan destinasi wisata karena keunikan dan tempatnya yang berada di atas puncak.
Sumber dari Laman Jebudayaan Kemdikbud dan kompas.
#pindleindonesia
💬 4 comments
Comments (4)

HERMANDHESNovember 30, 2023
nice moment mbak saye🙏👏

erwien_hdDecember 1, 2023
cakep
