Back








Damai di Kampung Nelayan
📍Labobo
Desa Bontosi - Banggai Laut | Sulawesi Tengah
Suku Bajau (Bajo) sejak ratusan tahun yang lalu sudah menyebar ke berbagai wilayah Indonesia. Mereka dikenal sebagai orang-orang laut yang andal. Suku ini merupakan Suku Nomaden yang hidup di atas laut, sehingga disebut Gipsi Laut.
Nama Bajo diambil dari leluhur mereka yang pandai melaut dan bercocok tanam. Mereka hidup berdampingan dan tak terpisahkan dengan laut. Nama Bajo dikenal dengan air laut, perahu dan hidup di atas permukaan laut.
Masyarakat Suku Bajo juga terbagi menjadi dua yaitu Bajo Daratan dengan rumah-rumah yang didirikan di atas karang yang telah mati dan disusun menjadi seperti daratan, dan Bajo Laut yang mendirikan rumahnya di atas permukaan air laut.
Dalam pembuatan rumah, masyarakat Suku Bajo masih memegang teguh pakem dan mengadakan upacara adat setiap kali mendirikan rumah. Karena dalam kepercayaannya ada hari baik dalam mendirikan sebuah rumah.
Masyarakat Suku Bajo juga mengikuti kondisi alam di mana mereka tinggal, sehingga membentuk pakem sendiri dalam arsitektur bangunan. Pandangan Ontologis yaitu bagaimana memahami bumi dan alam secara menyeluruh.
Cara masyarakat Suku Bajo membangun rumah banyak sekali dipengaruhi oleh pemahaman Struktur Kosmos di mana alam terbagi menjadi tiga bagian yakni Alam Atas, Alam Tengah dan Alam Bawah.
Hal ini juga terlihat dari segi bangunan rumah adat Suku Bajo, yakni Baboroh atau Rumah Panggung. Masyarakat Bajo menyebutnya rumah atas artinya rumah yang berdiri di atasnya tanah atau tidak langsung bersentuhan dengan tanah tetapi ditumpu oleh tiang kayu.
Suku Bajo membagi bagian di dalam rumah menjadi tiga ruang, yakni Ruang Lego-Lego sebagai teras, Watangpola yaitu badan rumah dengan Pocci Bola sebagai pusat rumah untuk berkumpul dan mengadakan upacara serta Dapureng sebagai dapur.
Mereka juga percaya arah barat sebagai Kiblat dan Suci tidak boleh digunakan sebagai tempat yang kotor seperti Toilet. Anak tangga juga harus berjumlah ganjil, bila syarat ini tidak dipenuhi maka akan menyurutkan rezeki masuk ke dalam rumah.
Hunian masyarakat Suku Bajo juga menyesuaikan Lanskap Pantai yang ditinggali. Hidup berdampingan dengan laut dan menggunakan bahan material dari alam memberikan kesan yang menyatu dengan alam.
#Pindle
#MeetLocals
#Pindlelndonesia
#PINDLEGEMINDONESIA
#Guidebook
💬 12 comments
Comments (12)

Benson Tolarba Cariñaga September 26, 2022
Beautiful 😍😍❤️

HERMANDHESSeptember 26, 2022
istimewa sekali senior saye👏👏

7-ElevenSeptember 26, 2022
Very nice shot and interesting info.

DesimnoerSeptember 26, 2022
keren😍👍

Pindle.IndonesiaSeptember 26, 2022
Tempat yang indah ❤️

rajaairhiu_September 29, 2022
mantappp 😍😍👍

wahyunur212September 30, 2022
bener2 damai😍
