Back





Masyarakat Pesisir dari Suku Bajo
📍Banggai Tengah
Suku Bajo merupakan etnis asal Asia Tenggara yang memiliki karakteristik kemaritiman cukup kental. Saat ini mereka tersebar di beberapa wilayah perairan Sulawesi, Kalimantan Timur, Maluku, Nusa Tenggara, hingga ke pantai timur Sabah (Malaysia) dan Kepulauan Sulu (Filipina). Di sinilah Suku Bajo hidup dan menetap berdampingan dengan laut.
Rumah mereka kebanyakan berdiri di tepian pantai atau di atas perairan laut dangkal yang dipasang tiang pancang agar terhindar dari gelombang pasang. Dinding rumah Suku Bajo berbahan dasar kayu dan atapnya terbuat dari rumbia.
Karena tinggal di perairan laut, kegiatan sehari-hari Suku Bajo didukung oleh transportasi air berupa perahu. Perahu-perahu biasanya terparkir di pelataran rumah mereka. Selain sebagai alat transportasi, perahu-perahu juga digunakan oleh masyarakat Suku Bajo untuk mencari nafkah.
Mayoritas mata pencaharian masyarakat Suku Bajo adalah Nelayan. Mereka mencari ikan dengan cara-cara tradisional seperti memancing menggunakan kail, menjaring, dan juga memanah.
Hasil tangkapan akan dijual kepada masyarakat di sekitar pesisir atau pulau terdekat. Selain mencari ikan, sebagian masyarakat Suku Bajo juga telah belajar budidaya beberapa komoditas bahari seperti Lobster, Ikan Kerapu atau Udang.
Kehidupan masyarakat Suku Bajo yang begitu sederhana dan berkutat pada lingkup bahari terkadang membuat mereka tidak terlalu memperhatikan terkait hal permukiman tetap. Kini masyarakat suku Bajo banyak yang bersekolah, bahkan hingga ke jenjang Perguruan Tinggi. Hal tersebut menandakan bahwa kesadaran masyarakat Siku Bajo terhadap pentingnya pendidikan telah terbangun. Dengan begitu, diharapkan mereka bisa turut memajukan Suku Bajo dan juga masyarakat di sekitarnya.
Dari Suku Bajo, kita bisa belajar bagaimana mereka bisa hidup berdampingan dengan lingkungan tanpa merusak dan juga bijaksana dalam mengelola sumber daya.
Nilai-nilai tersebut bisa kita implementasikan di kehidupan sehari-hari agar masa depan sumber daya bagi generasi mendatang bisa tetap terjaga dengan baik.
#Pindle
#MeetLocals
#Pindlelndonesia
#PINDLEGEMINDONESIA
#Guidebook
💬 8 comments
Comments (8)

AndrotimosSeptember 10, 2022
this is amazing!

Vaishnavi15September 10, 2022
👌👌

antiqrobiatulSeptember 11, 2022
masya allah beniing..

GoodmorningSeptember 11, 2022
So beautiful 😍
