Back



Ikan Teri Tanjung Pinang
📍Kecamatan Tampan
Rata-rata masyarakat Indonesia mengenal ikan teri. Rasanya lezat dan bergizi. Apalagi dicampur sambal jengkol. Sedap dan membuat selera makan makin bertambah.
Sebelum pandemi, ikan teri menjadi oleh-oleh bagi turis yang datang ke Bintan maupun ke Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Namun sejak pandemi Covid-19, pengusaha ikan teri yang disebut masyarakat setempat dengan ikan bilis hanya memasarkan ke Sumatera dan Pulau Jawa.
Tapi tahukah Anda kenapa teri Tanjungpinang lebih dikenal daripada teri Bintan. Padahal teri yang ada di Tanjungpinang yang dijual pengusaha dan pedagang di Pasar Baru Kota Tua adalah teri dari Bintan.
Bahkan para turis dari Singapura, Malaysia, Thailand sangat menyukai ikan teri yang berasal dari Bintan.
Rata-rata nelayan di Kelong, tokenya atau bos atau penampung ada di Tanjungpinang. Jadi seolah-olah teri itu dari nelayan Tanjungpinang, padahal bukan, justru dari Bintan.
Kalau sudah musim bilis, ada khusus mobil yang menjemput bilis ke rumah nelayan, untuk diantar ke toke di Pinang.
Poses ikan teri sebelum diantar ke toke, perlu pengeringan dulu. Kalau cuaca bagus dan matahari cukup terik, hanya butuh lima atau enam hari saja menjemurnya.
Setelah dipisahkan menurut jenisnya, proses selanjutnya memisahkan ikan berdasarkan ukuran. Semakin kecil ukuran bilis, harga jualnya justru semakin mahal.
Di Riau khususnya Pekanbaru, harga jual ikan teri Tanjungpinang ini melebihi harga daging. Rata-rata berkisar antara Rp150.000 sampai Rp200.000.
Selain digoreng balado, ikan teri ini juga sebsgai penyampur untuk gulai. Seperti gulai pucuk ubi (daun singkong), gulai pakis dan gulai jantung pisang.
Selain menambah nikmat makan, ikan teri kering ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Manfaat Kesehatan
Dalam 100 gram ikan teri kering terkandung 170 kalori dan beberapa nutrisi berikut ini:
33,4 gram protein
3 gram lemak
1,2 gram kalsium
1,5 gram fosfor
3,6 miligram zat besi
0,15 miligram vitamin B1
64 mikrogram vitamin A
Ikan teri juga kaya akan selenium dan asam lemak omega-3. Bahkan, kandungan asam lemak omega-3 dalam ikan teri tak kalah dengan ikan salmon, tuna, dan sarden.
Berkat kandungan nutrisinya yang melimpah, manfaat ikan teri sangatlah banyak untuk kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat ikan teri bagi kesehatan:
1. Menjaga kesehatan jantung
Kandungan asam lemak omega-3 dalam ikan teri baik untuk menjaga kesehatan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah, menghambat pembentukan plak di pembuluh arteri, dan menurunkan tekanan darah.
Untuk menjaga kesehatan jantung, hindari mengolah ikan teri dengan cara digoreng. Hal ini karena menggoreng ikan teri dapat meningkatkan kadar lemak jenuh dalam ikan, sehingga berbahaya bagi penderita kolesterol tinggi dan penyakit jantung.
2. Menjaga kesehatan tulang
Manfaat ikan teri lainnya adalah membantu menjaga tulang tetap kuat. Hal ini karena ikan teri kaya akan kalsium dan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang.
3. Mencegah penyakit Alzheimer
Asam lemak omega-3 dalam ikan teri berperan penting dalam pembentukan dan kinerja sel otak. Tubuh yang tidak cukup mendapatkan asupan asam lemak omega-3 dapat memicu penuaan otak dan meningkatkan risiko demensia dan depresi.
Penelitian juga menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi asam lemak omega-3 memiliki kadar protein beta-amyloid yang lebih rendah. Beta-amyloid sering kali dikaitkan dengan tanda-tanda penyakit Alzheimer.
4. Menjaga kesehatan mata
Menjaga kesehatan mata merupakan salah satu manfaat ikan teri yang bisa Anda ambil dari ikan kecil ini. Asam lemak omega-3 yang tinggi dalam ikan teri mampu mencegah degenerasi makula yang dapat mengganggu penglihatan Anda.
5. Membantu menurunkan berat badan
Ikan teri kaya akan protein yang dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Inilah yang membuat manfaat ikan teri mampu menurunkan berat badan. Selain itu, kadar protein yang tinggi dalam bahan makanan juga dapat membantu menjaga berat badan ideal.
Selain beberapa manfaat ikan teri di atas, ikan yang sering disajikan bersama sambal ini juga baik untuk dikonsumsi penderita diabetes karena mengandung lemak baik, vitamin, mineral, dan antioksidan. Ikan teri juga tidak mengandung karbohidrat, sehingga tidak memengaruhi kadar gula darah.(alodokter)
#pindle
#pindleindonesia
#guidebook
#meetlocals
#wonderfulindonesia
💬 5 comments
Comments (5)

Sopandi_photoSeptember 6, 2022
kalo kata orang sunda mh kanaren 😁

heninafarin123September 6, 2022
👍👍❤..yg lbh terkenal kok teri medan ya..tp beda jenisnya ama teri ini ya🙏
